SANTUYbro

SANTUYbro

MANUSIA

ان الدنيا لعب ولهو

Sesungguhnya dunia ini permainan dan panggung sandiwara

BINGUNGILOGI

Dunia sudah tua ,hal ini ditandai berbagai gejala dan problematika dalam kehidupan ini. Tanda-tanda zaman itu itu sudah memunculkan pelanginya sebagai isyarat hokum wahyu yang memang sudah menunggu.Munculnya era reformasi yang menggilas orde baru melahirkan hangar-bingarkehidupan yang tidak jelas-kepastian.hari ini kita tertawa,besok mungkin menangis atau sebaliknya demikian aksioma kehidupan selalu berintegritas dalam dua perpaduan berlawanan semua bagai pelangi sirna tatkala kena sinar mentari

bingung ???inilah obatnya
BINGUNGILOGI

(suatu ilmu yang mempelajari tentang kebingungan).Masyarakat sudah mulai rancu, hidup bernegara sudaha mulai membara, pertengkaran melanda dimana-mana, mulai elit politik sampai kepada preman jalanan.
Maka seolah-olah timbul “satire” kehidupan, kita lihat seolah-olah elit politik jadi preman, preman jadi politius. Demokrat jadi raja, raja jadi demokrat. Kiyai jadi dukun, dukun jadi kiyai. Muballigh jadi penanyi, penyanyi jadi muballigh. ABRI jadi sipil, sipil jadi ABRI.
Pengusaha jadi pelacur,pelacur jadi pengusaha? Inilah “satire” kongret kehidupan kita dewasa ini. Hingga kita lihat dan rasakan betapa nuansa seperti bak tubuh yang tercabik. Seperti dongeng tentang sepasang kaki dan sepasang tangan berkelahi, membicarakan tentang siapa yang lebih berjasa ktika pemiliknya sedang tidur.Kaki berkata, tanpa dia orang ini tidak bisa berjalan, tangan pun menyanggah, tanpa dia orang ini tak bisa makan.Karena tak ada yang mau mengaah, mereka bertempur mati-matian, sementara pemiliknya tak tahu apa-apa dan kepala yang menjadi saksi mata, mencoba menengahi mereka, kepala berkata: kaki dan tangan hanya bergerak kalau ia memberi perintah, akibatnya kepala pun babak-belur, setelah sepasang kaki dan sepasang tangan mngeroyoknya bersatu padu, karena tak punya tenaga, kepala pun menyerah kalah, lalu ia ambil keputusan, lebih baik pergi daripada dianggap remehdan pemiliknya merasa malu dan kalang kabut ketika ia terbangun tanpa kepala.Anekdot seperti ini meberikan iktibar tentang suasana dan dimnsikehidupan kita dewasa ini. Maka di balik kebingungan seperti ini, para ilmuwan tidak tinggal dim,mereka tetap mengalisa dan terus mengamati tenang system dan pola deduktif dan induktif kehidupan.Maka hamper semua lini diawasi dan diteliti, mulai dari dukun santet sampai kepada provokator, mulai pertengkaran hingga pembataian.Mulai orang mabuk sampaikepada orang yang dzikir di tengahmalam. Semua itu seperti fatamorgana,silih berganti, kadang dating dankadang pergi, memberikan imbas terhadap tatanan kehidupan. Maka orangpun sudah mulai puyeng, pusing-pusing !.Hasad, su-udzdan, fitnsh, isu sampaikepada fakta semua berpadu, berintegritas dalam buaian obrolanpagi yang kadang-kadang bisa bermimpi, kemudian mengkhayal-khayali.Dan kitapun bertambah bingung lagi tapi dasarmanusia, dibalik kebingungan yang tinggi, tetap berkreasi melahirkan suatu ilmu yang disebut “BINGUNGILOGI” yang berarti ilmu yang mempelajari tentang kebingungan.Hal ini sangat diperlukan hingga kita mendapatkan solusi yach minimal win-win solution.

JALAN MENUJU SYURGA

Jalan Menuju Syurga
Setiap muslim mempunyai harapan untuk menggapai syurga Allah swt. Tak peduli apapun profesi dan jabatannya selama itu merupakan pekerjaan yang halal.
Ada orang yang masuk syurga karena kebaktiannya yang tak putus-putusnya kepada Allah. Merekalah para ”abid” (ahli ibadah).
Ada pula orang yang dijamin masuk syurga karena keberanian dan kerelaannya mempertaruhkan nyawanya dalam perjuangan menegakkan kebenaran agama. Dia meninggal sebagai ”syahid” (syuhada) dan orang yang mati syahid dijamin masuk syurga.

Ada yang dipanggil ke syurga kelak karena rajin menyampaikan ilmu kepada orang lain, termasuk dalam kelompok ini guru, dosen, ustadz dan muballigh.”Tinta ulama lebih baik dari darah syuhada”. Demikian tegas Nabi saw.

Suatu hari, ketika hendak pergi berperang, Nabi saw mengingatkan agar jangan seluruh anggota masyarakat Islam pergi berperang.”hendaklah ada sebahagian di antara kamu yang belajar mengenai agamamu dan mengajarkannya kepada umat”.
Ada pula yang meraih syurga karena taatnya kepada orangtua. Nabi saw pernah menolak seorang pemuda yang ingin ikut berperang karena pemuda itu mempunyai orangtua yang harus ditanggungnya.Kata Nabi saw, ”uruslah orangtuamu”. Sesungguhnya bakti kepada orangtuamu sama nilainya dengan jihad”.
Demikian juga salah satu jalan menghampiri syurga dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk kegiatan-kegiatan di jalan Allah.Contohnya ; menjadi donatur pembangunan masjid, mushalla, yayasan yatim piatu, majelis taklim, klinik Islam, sekolah-sekolah Islam, menjadi orangtua asuh dan lain-lain dalam rumusan ”fastabiqul khairat”.Di sinilah orang-orang Muslim yang kaya, para pengusaha dan ekskutif diajak oleh Allah swt untuk berkiprah.

Sebagai orang-orang yang sibuk dalam bisnis, mereka mungkin tak punya cukup waktu untuk mengerjakan amal ibadah sunnat.Namun dengan harta yang mereka miliki yang pada hakikatnya merupakan titipan Allah, mereka berkesempatan memasuki syurga dari pintu yang lain.
Dewasa ini kita membutuhkan para muslim kaya yang dermawan dan senang berzakat, berinfak dan bersedekah.Begitu banyak kegiatan pembangunan Islam yang mendambakan uluran tangan mereka.
Untuk para dermawan yang tulus, Nabi saw telah menjanjikan kebaikan yang akan mengalir selamanya.…”jika mati seorang anak Adam, maka putuslah amalnya kecuali ada tiga hal ; – sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang selalu mendoakannya”…
….. ”wallahu a’lam”…..

isilah iman di dada, pengetahuan di kepala, AJARI kaki dan tangan dengan etika

semoga 12 bulan penuh keimanan, 52 minggu penuh ketakwaan, 365 hari dengan ibadah, 8.760  jam  penuh  keihsanan dan 525.600  menit penuh dengan keikhlasan

MUTIARA SYUKUR

Mutiara Syukur

kalau engkau kaya, bersyukurlah !karena di hadapanmuterbentangkesempatan untukmengerjakan yang sulit-sulitperbuatanmu disukai orang, engkauberoleh pujian, engkaumenjadi muliategakmuteguhdi hadapanmuterhampar permadanikepujian, sebabengkauberoleh kebebasandan kemerdekaan 


kalau engkau miskin, bersyukurlah !sebab engkau terlepas darisuatu penyakit jiwapenyakitkesombonganyang banyak menimpaorang kaya, bersyukurlah !karena tiada orangyang akan hasad dan dengkikepadamu, lantaran kemiskinanmukemiskinan membuat orang tidak berkecilhati dan tiada pintu bagikebencian

kalau engkau dermawan, bersyukurlah !karena dengan kedermawananmudapat mengisi tangan yangkosong dapat menutuptubuh yangtelanangengkau tegakkanorang yang hampir robohengkau dapatmenuruti perintahhatimu, perintah kemanusiaandan engkau beroleh bahagaia, berpuluhbahkan beratus makhluk Tuhanakan sanggup mengantarkanpujian kepadaTuhanlantaranpertolonganmukebahagiaan hatimu yang tadinyahanya satu sekarang berlipat gandasebab, telah banyak oranglain yang dapatmengecapnikmat-Nya.

kalau engkaumasih muda,bersyukurlah !karena pohon pengharapanmumasih subur, dahan-dahanmu masihrindang, tujuan kesenanganmu masihjauh, sebab umurmu masih muda, mudahlahbagimu menjadikan mimpidalam kejadian yangsesungguhnya

kalau engkau tua,bersyukurlah ! karenaengkau telah terlepas darimedan pertempuran dan perjuanganmuyang sengit dan engkau telah beroleh beberapa ilmu yang dalam-dalamdi sekolah kehidupanengkau tahufirasatmengerti gerakgerik manusia dantahu kemanatujuan jalan yang ditempuh.

kalau engkauketurunan bangsawanbersyukurlah ! sebab engkautelah memperoleh kemenanganyang sukar sekali didapat orangkebanyakan dan banyak orang yangpercaya kepadamuserta berolehnasehatdaripadanya

kalau engkau dari golongan biasabersyukurlah ! karena lebihbaik engkau menjadipangkalkemuliaananak cucu danketurunanmu menjadibintang dan pemancangperumahan kehidupan

kalau engkau bersahabat banyakbersyukurlah ! lantaran banyak orang yangmenghargai dan memperhatikan engkau tandanya harga dirimumahaldantimbanganmub.e.r.a.t

kalau engkaumempunyai musuh,bersyukurlah ! karenamusuh-musuh itu anak tanggauntuk mencapai kedudukan yang tinggibanyak musuh menjadi buktiatas kesulitan yangengkau hadapidaricelaannyayang benar-benarmengenai kesalahanmuengkau dapatberolehpengajaran

kalau badanmu sehatbersyukurlah ! sebab kekayaandan kemuliaan nikmat-Nyatelah bersamaengkaulantaranbadanmuyang sehatmudahlah engkaumendaki bukit kesusahandalam menempuhpadang kesulitan

kalau engkau sakitbersyukurlah ! karenasudah nyata bahwa dirimuadalah medan tempat perjuangandiantara dua alam yang dijadikan Tuhanyakni kesehatan dankesakitankemenangan akanterjadi kepadasalah satu yang kuatkesembuhan pasti datingkesembuhan duniaataupunkesembuhanyang s.e.j.a.t.i

kalau engkaujenius, bersyukurlah !karena pada tubuhmu telahada cahaya gilang-gemilangtandanya Tuhan selalu melihatengkau dengan tenang sehinggamenimbulkan kesuburan dalam pikiranmudilihat-Nya otakmu sehingga cerdasdilihat-Nya matamu sehinggajadi azimat, dilihat-Nyasuaramu sehinggajadi sihir

kalau engkau dilupakan orangbersyukurlah ! karenalidah tidak banyakmencelamumuluttakbanyak mencatatmutak adaorang lain yang dengkikepadamu tak ada orang yang meniatkanjatahmu, mata tak banyakmemandangmudi hadapanmu adapuncak bukit kemuliaanorang masyhur berdiri di atasmasyarakat dan engkau berdiri di ataskumpulan tanah dan pasir yangkecil-kecil dengandemikian engkauakan merasaikesenanganhatiyang kerapkali tak dapatoleh orang yangbibirnyatakpernahmandi di dalamombak ilhamkalau sahabatmu setiakepadamu,

bersyukurlah ! karenapertukaran siang dan malamtelah menganugrahiengkaukekayaanyang kekalkalau kawanmu berkhianatbersyukurlah !sebabkalau kawan-kawanmuyang berkhianat itu mungkirdan meninggalkan engkau tandanyaia telah memberikanjalan yanglapang buat engkaukalau namamu termasyhur

bersyukurlah !karenadi sana dapatengkau mengusahakantenaga muda setiap hari dankekuatanpun bertambahruh serta semangatmenjadi baruengkaubertambahsubur dan tegakmengarungi lautandan daratan kehidupan

kalau engkau beradadalam kalangan masyarakathinterland, bersyukurlah ! karenadengan sebab itu engkau beroleh kesempatan jadiburunglebih tinggiterbangmu daripadaorang-orang yang patah sayap(di karamaian) engkauboleh melayangke suatu langit khayaluntuk mengobatipikiranmuyanggelisahdalam melepaskandahaga jiwamu

kalau engkau mencintaidan dicintai orang, bersyukurlah !karena hidupmu telah berhargatandanya engkau telahmasuk dalamdaftar anak bumiyang terpilihTuhan telah memperlihatkanbelas-kasih-Nya kepadamu lantaranpergaduhan hati sesamamakhluk dua jiwadi seberangmasyriq dan maghribtelah terkungkungdi bawah suatuperasaandi dalamlingkungan Tuhankalau cintamu tak berbalas

,bersyukurlah !karenasesungguhnyaorang yang mengusirakan jatuh kasihan daningin kembali kepada yangdiusirnya itu setelah ia jauh darimatanya dia akan cinta, cinta lebih tinggiderajatnya daripada cintalantaran hawaterpenciljauh membawakeuntungan insyafkebencian meruncingkan cita-citadan membersihkan perbuatansehingga hatiakan bersih laksanabejana kaca yang berisi airair kekal yang dianugrahkan Tuhanmemberi dan menerimaitulah cintayangmembawaketentraman

bersyukurlah !merasa tentramlahatas segala keadaanmukarena pintu bahagia danketentraman itu banyaktak berbilangkesulitanperjalanan hidupkian menit kian barubersyukurlahselalu merasa senanglahselalu, merasatentramlahmakaanda insya Allahselalu bahagiahai,

alangkah indahnyabila wajahmu tetap maniswalau problematika kehidupanterasa penuh getirankepahitanalangkahmulianya bilahatimu penuh keikhlasanwalau di sekitarmugemerlapankebenciandankemarahanitulah wujudbuah syukur kitakepada-Nya, semoga !amin

Empat Macam Manusia

Jenis manusia dan pengetahuan akan dirinya sendiri.
1. Seseorang yang tahu dan mengetahui bahwa dia tahu. Itulah orang alim,
maka ikutilah dia.
2. Seseorang yang tahu dan tidak mengetahui bahwa dia tahu. Itulah orang
yang sedang tidur, maka bangunkanlah dia.
3. Seseorang yang tidak tahu dan mengetahui bahwa dia tidak tahu. Itulah
orang yang membutuhkan petunjuk, maka ajarilah dia.
4. Seseorang yang tidak tahu dan tidak mengetahui bahwa dia tidak tahu.
Itu1ah orang jahil, maka jauhilah dia.
Empat Waktu

Sebagian ulama yang arif mengatakan, “Setiap hamba Allah mempunyai empat waktu, dan tidak ada kelimanya. Keempat waktu itu ialah:

– Waktu mendapat nikmat;
– Waktu mendapat ujian dan cabaan;
– Waktu melakukan ketaatan; dan
– Waktu melakukan maksiat.

Pada setiap waktu tersebut terdapat hak Allah sebagai Rabbmu, yakni waktu beribadah kepada-Nya. Barangsiapa waktunya digunakan untuk mendapatkan kenikmatan Allah, jalannya ialah bersyukur kepada-Nya. Barangsiapa waktunya mendapat ujian dan cabaan, jalannya ialah ridha dan sabar. Barangsiapa waktunya untuk melakukan ketaatan, jalannya ialah anugerah Allah yang memberi petunjuk. Dan barangsiapa waktunya untuk melakukan maksiat, jalannya adalah bertaubat dan beristighfar.”

Empat Larangan

Waspadalah terhadap empat macam keburukan: sombong, dengki, marah (emosi) dan syahwat yang tidak terkendali.

Angkuh dan sombong mencegah orang untuk mematuhi dan mentaati perintah dan larangan syariat.

Hasud (dengki) mencegah orang untuk menerima nasihat atau memberi nasihat.

Marah (emosi) mencegah orang untuk berbuat adil.

Mengikuti nafsu syahwat dapat mencegah orang menggunakan waktunya untuk beribadah kepada Allah SWT.
Empat Gejala Kecelakaan

Kecelakaan yang akan segera menimpa ketika manusia melakukan perbuatan berikut.

Para hukama mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa gejala kecelakaan pada diri manusia ada empat macam. Yaitu :
* melupakan dosa-dosa padahal semua tercatat di sisi Allah;
* mengingat-ingat kebajikan yang telah lampau padahal belum tentu kebajikan itu diterima;
* menghormati orang yang lebih tinggi martabat duniawinya;
* dan melecehkan orang yang lebih rendah martabat agamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *