BatAMdlmPUisi

BatAMdlmPUisi

Batam
(1)
batam
punya konotasi mendalam
batam, berarti ba-nyak tam-u
repot para pejabat
sibuk aparat
kesana
kemari, terangkan
arti dan fungsi
industrialisasi dan
biarlah sedikit rakyat
dikebiri, menghuni ruli-ruli
antara hidup
mati
digusur dalam
kelam, digilas padam
antara
khayal dan
kenyataan

Batam
(3)
batam
punya konotasi mendalam
b a t a m
berarti bila anda tabah akan menang
glamour nama
harum
mempesona, antara jodoh dan nagoya
sibuk orang berbelanja
antara pci dan batamindo
antara mcdermott dan persero
sibuk karyawan tadahkan tangan
berpacu dalam
kesibukan
menggli semua potensi
menghunjam setiap insan
sejuta harapan
membelenggu
antara
fakta candai ria
menggelar makna dan kita
patut bersyukur kepada-Nya

^

Batam
(4)
batam
punya konotasi mendalam
batam berarti
bersih-aman-tertib-asri-modern
itu harapan
lihat
rawa-rawa yang diruko-kan
lihat bukit-bukit yang di-real easted-kan
lihat desa-desa yang di-industrialisasi-kan
lihat gubuk-gubuk yang di-pabrik-kan
lihat gadis-gadis remaja
menghuni asrama
lihat
di sana, nifht club
disko dan dansa
memutar
irama-irama gagu
dalam tekanan-tekanan baku
di sana
batam-ku
b a t a m-mu
batam kita semua

^

Batam
(5)
batam
punya konotasi mendalam
batam, berarti
bertingkah
angkuh
tanda
akan merana
itu logika, lihat para dai
teriak antara puji – caci
penyanyi menjadi sufi
sufi menjadi
penyanyi
wanita bermain bola
orang tua pacaran dimana suka
pengusaha melacur
pelacur
berusaha, astaga
tak sanggup kubuka mata
diam membisu
kuangkat
tangan berdoa kaku

^

Batam
(6)
batam
kutulis cintaku padamu
lewat potretmu masa lalu
dulu hutan belantara, kini menjadi
hotel megah perkasa
dulu kota mati
s e p i
kini menjadi
kota industri, hiruk-pikuk
jalanan, pesat kemajuan
turis-turis
berdatangan
mewarnai kelap-kelip
lampu malam, berpadu antara
merah – biru
putih
hitam, jingga dan ungu
dan akupun
membisu

^

Batam
(7)
batam
kutulis cintaku padamu
lewat potretmu masa lalu
dulu rawa-rawa
kini menjadi perumahan mewah
tukang aspal jalanan
mencekal
matahari tawarkan
hujan, sopir-sopir melanggar aturan
polisi sibuk berkeliaran
tawarkan sedikit
komisi
jalanan, orang-orang pasar
sibuk, tawarkan jajan selimuti jualan
dengan sedikit obralan
di pajak
demi
keamanan
demi ketertiban
demi kemanusiaan, demi
alasan dan akupun
bosan

^

Batam
(8)
batam
kutulis cintaku padamu
lewat potretmu masa lalu
dulu desa-desa berserakan
kini di industrialisasikan, antara
muka kuning dan batu aji
pabrik-pabrik buka sepanjang hari
deru, desah – resah dan gelisah
tak kenal lelah
antara
tiban housing dan suka jadi
terhampar lapangan golf
yang sayup
berjingkrak dollar
senyum mengumbar
o h o i
inikah kemajuan ?

^

Batam
(9)
batam
penuh pesona
penuh dilemma, setumpuk
problematika, membahana, batam-ku
batam-mu
batam
kita
semua, termuat
dalam berita, ada pembunuhan
ada perampokan,
ada
pemerkosaan
ada tabrakan, ada
suara resah,
ada bisikan-bisikan renyah
ada yang sayup-sayup basah, entah
dan semua kita mestinya
harus berbenah

^

Batam
(10)
batam
antara mimpi
dan jaga, antara khayal
dan fakta, antara dhuafa – aghniya
integritas terbata-bata
lihat, antara
orchid park
dan
crown hill
perumahan megah
terbentang mewah, senyum
merekah, lihat antara tanah longsor
dan batu merah
perumahan
menengah ke bawah
terbentang tanda merah
tangispun basah
batam
laksana fatamorgana
malam
hus ! diam

^

Batam
(11)
batam
banyak orang nikah liar
banyak orang nikahkan orang
banyak orang serumah
tanpa nikah
keluh-kesah, dimana KUA
dimana agama, dimana
logika, dimana
harusnya
kita
semua, jangan
terpedaya, jangan terlena
nikahlah
yang sudah ya sudah
besok pasti
cerah

^

Batam
(12)
batam
kota seratus masjid
terbentang dari belakang padang
hingga nongsa
lihat di sana
masjid
dan mushalla
setiap azan menggema
diisi segelintir jiwa, lihat waktu
subuh, yang ada cuma sauh
imam jadi makmum
makmum
jadi
imam, kuketik
kata hatiku dalam
kegundahan yang dalam
n-e-g-e-r-i-k-u

^

Batam
(13)
batam
apapun ada di sini
dari bermacam-macam
organisasi, ada mdi, sibuk itu dan ini
mengatur dai ? ada juga
organisasi hanya
nama
dari dulu hingga kini
dan masih
banyak lagi, ada knpi
hiruk-pikuk
dengan
pemuda-pemudi
mengatur
visi
ada icmi
mencoba membentang
pelangi, membangun
negeri

^

Batam
(14)
batam
apapun ada di sini
dari panti pijat hingga
night club, diisi sebagian bidadari
kayangan, diisi sebagian
putrid jalanan
yang
terbata-bata
lupa segala-galanya
mengecap nikmatnya neraka
dan di sana, milchem dan nagoya
lihat keberadaan mereka
antara tangis dan
tawa, antara
sedih
dan duka
antara khayal dan fakta
antara dan antara
mimpi belaka
astaga

^

Batam
(15)
batam
apapun ada di sini
mulai projek rt hingga mega projek
mulai bisnis ktp hingga bisnis property
mulai bisnis sepatu hingga hantu
dan malampun jadi bisnis
lihat sekitar
bukit senyum, tawaran bisnis
waria, bukan
pria
bukan wanita
kok laris
siapa konsumennya
astaga
itulah simple dunia
syurga atau
neraka
pilih
saja

^

Batam
(16)
batam
apapun ada di sini
masyarakatnya homogen
ciri khas orang modern
mulai dari kiyai
hingga
piawai, mulai
pejabat tinggi sampai
guru ngaji, mulai konglomerat
hingga konglomelarat
mulai pengusaha
hingga
pengemis
itulah mitra
hakikat hidup dunia

^

Batam
(17)
batam
apapun ada di sini
mulai amoi hingga bidadari
mulai rok mini
sampai
you
can see
mulai jilbab
hingga biadab
inilah integritas alami
hidup atau mati
dan itu
pintu
yang mesti kita
l-e-w-a-t-i

^

Batam
(18)
batam
malam hening kelam
suasana malam
tapi
dentuman orang kerja
breseknya suara mesin industri
terangnya lampu jalanan
kelap kelipnya
lampu
di sana, gerah
malam
membawa kehangatan
kesejukan
dan
kitapun bermimpi
menjadi penguasa negeri
membawa kelam, menjadi balam
menghapus semua kebejatan
kemungkaran
dan kemudian terjaga
haripun senja

^

Batam
(19)
batam
suasana mencekam
ada bisikan, ada hentakan
menggoda pikiran
lihat di bukit
girang
orang meradang
pelan-pelan kejahatan
menusuk iman
bersihkan dada
hati dan
kepala
yang menggelora
dari godaan
jin dan
manusia

^

Batam
(20)
batam
sempurna, mulai
perdagangan dan pariwisata
dan mestinya kita
tebalkan iman
tak alpa
kerjakan kebaikan
terbiasa
jauhkan maksiat
dan dosa, tegur sapa sesama
sabar senantiasa
wujudkan
jiwa
takwa, wujudkan
pengetahuan lambang
kehidupan

^

Batam
(21)
batam
kota dinamis
cepat pertumbuhan
e,… sedikit pengangguran
batam
kota estetis
setiap hari ada perbuatan
sadis, batam
kota
modernis, alat-alatnya canggih
orangnya merintih, batam kota touris
setiap hari hotel habis
dan anunya
laris
batam
kota industri, karyawannya
kebanyakan putri yang putranya gigit jari
batam kota, semua ada, batam desa – semua
merana, berpadu dalam nuansa
dalam gemilang tawa
dan air mata

^

Batam
(22)
batam
terbentang dari belakang padang
sambu hingga duri angkang
meniti pelangi
menerpa
nuansa
pagi
meranda
hingga sore
menjadikan kita
meniti hari dengan
usaha dan amal
dan itulah
bekal

^

Batam
(23)
batam
barelang semakin
terang – berkembang
batam sijori
menyimpai pelangi
di waktu pagi
batam
sijoba
menggapai cita
semua laba
batam
jodoh dan
nagoya pusat kota
pusat segala-galanya

^

Batam
(24)
batam
ba-ta-mim
di sini banyak video game
banyak orang bermain
dari balita
sampai
lansia, lupa
segala-galanya
di sana – di pusat kota
banyak orang
berkaca-kaca, menjual
sejuta rasa, mengumbar selera
mulai dari sea food hingga sambal lada
mulai dari supermarket hingga kaki
lima- dan kitapun
bernostalgia
menawarkan angan-angan
tentang
kamus kehidupan
tentang kamus kebiasaan
b-a-t-a-m

^

Batam
(25)
batam
di sana dunia
di sana malaysia di sana
singapura, itu tetangga
memberikan
cakrawala
tentang dinamika
batam
di sana dunia, di sini nongsa
di sini nagoya
itu
nyata
sedikit tanda tanya
bagaimana ?
dan aku
duduk
di ambang keduanya

^

Batam
(26)
batam
banyak cerita
tentang bunga rampai kehidupan
cerita tentang gelapnya malam
cerita tentang daki dan
mandi, cerita
tentang
nuansa pagi, batam
bak bunga mawar, harum menyebar
menyimpai mimpi dan
kenyataan
batam
bak lilin malam
biar habis terbakar
tapi memancarkan cahaya
dan kitapun
lega

^

Batam
(27)
batam
sebuah pulau yang
sarat muatan, mulai haluan
hingga buritan, dengan
kerikil jalanan
dengan
debu beterbangan
dengan sampah berserakan
dengan bunga ros mewangi
dengan hutan yang
masih asri
berpadu dalam
integritas alam, berpadu
dalam kelap-kelip malam, berpadu
antara ini – itu, antara
pasir dan debu
antara
aku
antara kamu
bersatu

^

Batam
(28)
batam
antara tanjung sengkuang
dan tanjung uncang
membentuk
sehelai
benang, pembeda
gelap dan terang, mewarnai
dinamika masa
berpadu
dalam
rasa
berpadu dalam jiwa
wujudkan aneka budaya
mencoba, mengukir
persada
ambang pintu

^

Batam
(29)
batam
ambang pintu nusantara
mengukir persada
hitam – putih
merah
jingga, memberikan
warna
gambarkan pada dunia
batam
titik-titik dinamika
wujudkan sejahtra
dan jangan
lihat
sebelah mata
nanti buta

^

Batam
(30)
batam
gemuruh pajarmu
menyimpai nuansa, melintas
nostalgia
membangkitkan
warga
dalam
dinamika
menjadi dewasa
bersama
tuntunan masa
dan
hidup
mesti ada
sandiwara

^

Batam
(31)
batam
antara hang nadim
dan sekupang, dua pintu
gerbang
memasok devisa
wisman manca negara
menambah semarak persada
menambah gerah
menambah
latah
seharusnya
kita
tabah, memilah
antara
pasir dan tanah
kita pasrah
maju batam-ku
maju
batam-mu
maju kita semua

^

Batam
(32)
batam
antara batam centre
dan studio dua-satu, pusat
perbelanjaan ke hiburan, bercampur
antara merah dan biru, melukiskan
pelangi semu
membentang dari hilir
ke hulu
menebar antara
benci dan rindu, menuai badai
debu, lihat film nasional
lesu, lihat film
impor maju
lihat
orang kaku
diri sendiri gagu

^


(33)
batam
kota hotel dan ruko
dari rumah hingga toko
disewakan, laku
demi
kebutuhan
demi kemanusiaan
demi kemajuan
sebuah
kamar, menyamar
sebuah kamar
membuar
onar
sebuah
kamar jadi makelar
jadi ular
demi, aha
dollar

^

Batam
(34)
batam
demi kmajuan
tukang
sapu jadi
juragan, pembantu
jadi majikan
neraka
disulap jadi syurga
syurga
hanya tinggal nama
di mana ?
di
sana

^

Batam
(35)
batam
antara tanjung pantun
dan tanjung uma
melintas berbagai
peristiwa
satu
dua, tiga, empat dan lima
berpacu dalam
dinamika
berputar dalam
dilema,
orang banyak terlena
digilas
perputaran masa
dan jauh berbeda, antara
kota dan desa
walaupun semasa
di batam
itu
a-d-a

^

Batam
(36)
batam
antara ngenang
dan selat nenek, nelayan
jadi panik, suku laut
di rumahkan
rumah
di
real easted-kan
perahu
dimotorkan
kail diberikan
airnya dikeruhkan
menambah
kemalasan
siapa
yang
disalahkan ?

^

Batam
(37)
batam
antara janda berhias
dan bulang lintang, membentang
harapan
penduduk di sana
dirumahkan
rumah dipabrikkan
gunung
disawahkan
air asin
ditawarkan
desanya ditata
orangnya
digoda
menepis, tangis
derita
menuai hampa

^

Batam
(38)
batam
kota modern
mulai industri hingga
pemancar tv, berlomba
memberi warna
mulai pemda
hingga
otorita, asyik
mengatur
tatanan kota
batam
kota idaman
dwi fungsi pemerintahan
mengisi pembangunan
biar cepat
terlaksana
menggapai
cita-cita

^

Batam
(39)
batam
antara tanjung riau
dan batu besar, penduduk asli
yang terbesar, mengukir
kejayaan masa
lampau
tersisih dalam
percaturan global
hidup yang
majemuk
tunggal
biarkan mereka
dengan kelapanya
biarkan mereka dengan
perahunya
berpacu
menyelusuri pantai
berbatu, asam garam masa lalu
pahit getir
lika-liku
tersedu

^

Batam
(40)
batam
wajahmu tak kelihatan
hanya teriakan
anak-nak
batamindo, hanya deru truk persero
menghunjam kalbu
hotel-hotel
berseteru
menunggu tamu
batam
wajahmu tak kelihatan
hanya teriakan
tukang sayur
hanya
deru truk kontraktor
tante-tante
berseteru, menunggu
tamu, hidup ini
singkat
jangan berbuat

^

Batam
(41)
batam
hingar-bingar gemerlapan
menggoda iman
batam
suara azan
bergema, memecahkan suasana
masuk dalam sukma
batam
teriakan para dai
memanggil
lembut
hati
menjadi suci
batam
tempat peralihan hotel
hati-hati dengan
yang nakal
batam
tempat pariwisata
maka pelihara
mata

^

Batam
(42)
batam
harapan, banyak
orang berdatangan
batam
meredam
banyak perselisihan
batam
menikam
banyak pengangguran
tertatih
mencari
sesuap
halal
haram
lahap
wallahu a’lam

^

Batam
(43)
batam
biar masa
menggusur derita
biar malam
membelenggu jiwa
biar hati terluka
biar baju
tersobek dua
namun kau mempesona
memberikan imbas-imbas
cinta – yang mengusik
sukma
dalam belenggu
pesona
derita jadi
tawa
sekali layar
terkembang, pantang – surut ke belakang

^

Batam
(44)
batam
pantai nongsa menawan
memberikan khayalan
memberikan
godaan
memberikan
tantangan
harapan
menggoda iman
batam
pantai marina city yang aduhai
membangkitkan gairah
menimbulkan salera
antara tutup
dan
buka mata
batam
bangkitkan dengan
nuansamu sendiri, majulah bersama

pribadi cermin jiwa – getaran hati

^

Batam
(45)
batam
namamu harum sejati
berkat sijori
pusat industri
mengangkat
arti
mengukir prestasi
batam
pintumu
kharismamu
jaga dan waspada
ombak selat philip
membahana
limbah
berbahaya
dan
jangan
tergoda

^

Batam
(46)
batam
antara kelam dn terang
kelam
apabila tak berpunya
tak berpunya
ilmu
tak berpunya pengetahuan
maka menipis iman
terang
apabila berpunya
ilmu dan kesempatan
mencekam gigitan
dan sedikit
beriman
batam
arahkan mukamu
ke matahari
dan pasti tak bisa melihat
bayangan

^

Batam
(47)
batam
meniti pelangi
kehidupan, antara mega
dan awan, mengukir pengalaman
antara ombak
dan karang
teguh – mengekang
antara bulan
dan matahari, mengukir
prestasi
antara halal
dan haram
membuat karam
antara ilmu
dan amal
mengukir – ketentraman

^

Batam
(48)
batam
mulai nongsa
kabil, telaga punggur
hingga nagoya
berharap
tanpa
usaha adalah
pekerjaan yang sia-sia
batam
mulai bukit senyum
hingga tanjung pinggir
bau harum
mengukir
dengan
kemauan keras
dan tekad
bulat
pasti
dapat

^

Batam
(49)
batam
tentukan masa depan
meniti program
berantas kemiskinan
filter antara saga
dan
rotan
batam
tentukan masa depan
sebagai proyek
percontohan
benahi
persepsi, hindari
kolusi
menjadi pribadi
mengenal arti
mengenal
budi

^

Batam
(50)
batam
apapun bisa terjadi
semuanya semau hati
orang kost
kayaknya laki-bini
padahal ketemu
kemarin
pagi
inilah wajah
kota ini
hotel hiasi kota
bank pelita
persada
panti pijat
dirikan dimana suka
gelandangan
berserakan dimana-mana
maka semestinya
kita
waspada

^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *